Logo Icon CodeRespawn ID

Home » Camera GoPro Hardware Tekno » GoPro Mulai Goyah, Akui Keraguan Bisa Beroperasi dalam 12 Bulan ke Depan

GoPro Mulai Goyah, Akui Keraguan Bisa Beroperasi dalam 12 Bulan ke Depan

👤 CodeRespawn | 🕒 Juni 12, 2026

gopro
(Image Source: doss.co.id)

Perusahaan kamera aksi GoPro tengah menghadapi masa sulit setelah mengeluarkan peringatan resmi terkait kelangsungan usahanya. Dalam laporan keuangan terbaru yang diajukan ke Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat, GoPro mengakui terdapat "keraguan substansial" terhadap kemampuannya untuk terus beroperasi dalam 12 bulan ke depan.

Kondisi keuangan perusahaan menunjukkan tekanan yang cukup berat. Pendapatan GoPro selama tahun fiskal terakhir turun 19 persen menjadi 652 juta dolar AS. Di saat yang sama, perusahaan mencatat kerugian bersih sebesar 93,5 juta dolar AS. Cadangan kas yang dimiliki juga menyusut drastis hingga tersisa sekitar 49,7 juta dolar AS, sementara total utang mencapai 88,6 juta dolar AS.

Situasi ini jauh berbeda dibanding masa kejayaan GoPro pada dekade 2010-an. Saat itu, GoPro menjadi pemimpin pasar action camera dan digunakan oleh atlet olahraga ekstrem, traveler, hingga kreator konten di seluruh dunia. Nilai pasar perusahaan bahkan pernah menembus lebih dari 10 miliar dolar AS.

Namun, dominasi tersebut perlahan tergerus oleh perkembangan kamera smartphone yang semakin canggih serta persaingan ketat dari DJI. Melalui lini Osmo Action dan Osmo Pocket, DJI menawarkan spesifikasi kompetitif dengan harga yang lebih terjangkau, membuat banyak pengguna beralih ke produk mereka.

Selain tekanan persaingan, GoPro juga menghadapi kenaikan biaya produksi akibat melonjaknya harga memori flash global yang dipicu tingginya permintaan industri kecerdasan buatan (AI) dan pusat data. Kondisi ini semakin menekan margin keuntungan perusahaan.

Untuk mengurangi beban operasional, GoPro telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 23 persen karyawannya atau sekitar 145 posisi. Perusahaan juga menunjuk penasihat keuangan guna mengevaluasi berbagai opsi strategis, termasuk kemungkinan merger, mencari investor baru, hingga menjual perusahaan.

Meski masih terus merilis produk baru dan menjalankan operasional seperti biasa, masa depan GoPro kini berada di persimpangan. Dalam beberapa bulan ke depan, perusahaan yang pernah menjadi ikon action camera dunia ini harus menemukan solusi untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan tekanan finansial yang terus meningkat.

👤

POSTED BY CodeRespawn

Tim redaksi profesional yang menyajikan berita teknologi, pop-culture, dan gaming terkini.

YOU MAY LIKE THIS POST